Selasa, 09 November 2010

"Aduh, Badanku Gatal-gatal!"


Lifestyle » Fit and Beauty » "Aduh, Badanku Gatal-gatal!"

"Aduh, Badanku Gatal-gatal!"


Minggu, 7 November 2010 - 11:09 wib


(Foto: gettyimages)
SAAT ini, Anda sedang mengandung anak pertama dan kehamilan sudah memasuki usia tujuh bulan. Belakangan, Anda sering merasakan gatal-gatal di sekitar daerah perut, selangkangan dan payudara. Akibatnya, area permukaan kulit yang terasa gatal terlihat agak menonjol.

Anda ingin tahu, apa sebenarnya penyebab gatal ini? Berbahayakah bagi kehamilan?

dr. Arie Adrianus Polim, SpOG (K), D.MAS dari Rumah Sakit Royal Taruma mengatakan, melihat situasi yang Anda alami, kemungkinan Anda menderita PUPP (Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy) atau gatal-gatal saat hamil.

PUPP adalah timbulnya rasa gatal yang sangat hebat pada daerah sekitar perut atau pusar, paha, pantat, selangkangan atau area yang rawan stretch marks (rawan peregangan) atau dalam medis dikenal dengan istilah pruritic atau pruritus.

Sedangkan urticarial adalah terjadinya pembengkakan setempat dan akut, timbul secara tiba-tiba namun hilang secara perlahan-lahan dan papules atau plaques adalah gambaran (plak) pada kulit - dapat dilihat dari kulit yang rata tiba-tiba menonjol dengan diameter kurang dari setengah sentimeter -  dan berisi zat padat (agak keras) dengan isi jaringan yang mengalami penonjolan. Isi jaringan bukanlah darah atau nanah.

Trimester Ketiga

PUPP biasanya terjadi pada kehamilan di atas tujuh bulan. Dan penyebabnya belum diketahui sampai saat ini. Tapi diduga bukan karena faktor makanan, imunologi dan juga hormon.

Sejauh ini, PUPP dihubungkan dengan peregangan kulit perut yang dialami BuMil seiring membesarnya janin dalam kandungan. Akan tetapi, tidak semua BuMil mengalami PUPP, diperkirakan hanya 73 persen pada wanita yang baru pertama kali hamil. Namun, Moms tak perlu terlalu khawatir karena PUPP tidak akan berulang pada kehamilan kedua dan seterusnya.

Biasanya, PUPP terjadi pada:

- Bumil yang baru hamil pertama kali.

- Bumil dengan bayi yang sangat besar.

- Peningkatan berat badan bayi yang berlebihan.

- Bumil yang mempunyai bayi kembar.

Jangan Digaruk!

Walau terasa gatal, sebaiknya jangan digaruk karena kulit bisa lecet dan terkelupas. Hal ini bisa menimbulkan infeksi sekunder yang ketika sembuh akan meninggalkan bekas di kulit.

Jika PUPP terjadi, sebaiknya berikan pelembab pada area yang terkena. Namun bila tidak menunjukkan perbaikan, segera berkonsultasi kepada dokter kandungan agar diberikan obat antiinflamasi. Pasalnya, pada kondisi kulit tertentu yang peregangannya sedikit lebih parah, selain akan menimbulkan merah pada kulit, juga dapat mengakibatkan kulit menghitam.

PUPP Bersifat Jinak

Tak perlu cemas, PUPP tidak berbahaya bagi BuMil dan janin dalam kandungan. Ia tidak akan menimbulkan kematian pada janin ataupun berpegaruh pada pertumbuhan berat badan janin. Malah, PUPP ini biasanya akan berangsur-angsur hilang dengan sendirinya setelah Bumil selesai melahirkan.(Mom& Kiddie//ftr)

Ingin dapat Jutaan Rupiah dari internet - klik aja yach :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar